3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Kasir

Salah satu faktor yang mempengaruhi suksesnya suatu bisnis ritel adalah SDM (sumber daya manusia). Meski bisnis ritel tersebut memiliki produk dan promo yang menarik, tempat yang strategis, suasana yang nyaman, kalau tidak didukung dengan SDM yang bagus akan menjadi percuma. Anda pasti tahu jika pelayanan memuaskan akan membuat pelanggan kembali dengan senang hati. Contoh SDM yang sering kita temui di tempat ritel seperti supermarket adalah kasir. Posisi kasir ini berperan penting karena setiap pelanggan yang masuk ke dalam toko akan selalu berinteraksi dengan kasir. Sekali saja kasir melakukan kesalahan bisa berakibat berkurangnya pelanggan yang datang. Oleh karena itu, Anda perlu tahu beberapa kesalahan yang sering dilakukan kasir agar kesalahan tersebut bisa dihindari.

1.      Tidak ramah

Kesalahan yang sering dilakukan oleh kasir adalah tidak ramah pada pelanggan. Bisa jadi karena ramainya pelanggan, lelah, harus tetap fokus dan ingin pekerjaan cepat selesai maka mereka kurang tersenyum. Padahal hal ini bisa menjadi serangan balik karena akan membuat pelanggan kurang nyaman dan tidak suka dengan perilaku kasir. Selalu ingat untuk tersenyum dan bersikap ramah pada pelanggan. Bagaimanapun pelanggan adalah raja. Sudah sepatutnya dilayani dengan sebaik mungkin agar pelanggan puas dan datang kembali.

2.      Tidak mengulang pesanan

Selanjutnya yang sering dilakukan kasir adalah tidak mengulang pesanan. Mengulang pesanan harus dilakukan agar tidak terjadi kesalahan pemesanan dan untuk menghargai pelanggan. Jadi, jika ada barang yang salah disebutkan kasir maka pelanggan bisa konfirmasi ulang pesanannya agar tidak rugi. Dengan demikian, pelanggan akan lebih percaya dan puas dengan pelayanan yang diberikan.

3.      Kurang teliti dalam menghitung uang

Kesalahan yang satu ini sangat fatal dan dapat mengurangi kepercayaan pelanggan. Memang ramainya pelanggan yang datang dengan membawa belanjaan yang banyak sering membuat kasir merasa panik karena takut akan membuat pelanggan lain menunggu lama. Usahakan untuk selalu teliti saat menerima uang dari pelanggan, hitung dengan tenang dan tidak terburu-buru. Jika perlu disediakan juga alat bantu untuk memeriksa keaslian uang. Satu lagi, pastikan memberikan uang kembalian pada pelanggan dengan benar. Sebaiknya tempelkan juga barcode pada setiap produk di dalam ritel agar dapat di-scan dengan barcode scanner untuk mengetahui harga produk lebih cepat dan mempercepat proses transaksi jual beli.

Demikian 3 poin kesalahan yang sering dilakukan kasir. Semoga Anda yang memiliki bisnis ritel atau yang berprofesi menjadi kasir bisa menghindari kesalahan-kesalahan tersebut. Jangan ragu untuk memanfaatkan teknologi seperti barcode scanner untuk memudahkan proses transaksi dan kamera CCTV untuk mengawasi keamanan di dalam maupun di luar ritel.

Sumber gambar : shoesforcrews.com

Share this info