4 Kiat Mencegah Kebakaran di Lingkungan Kerja


Salah satu bencana yang dikhawatirkan oleh pelaku usaha adalah kebakaran. Selain membahayakan dan dapat merenggut nyawa manusia, bencana kebakaran di lingkungan kerja tentunya menimbulkan risiko kebangkrutan. Bukan tidak mungkin, akan terjadi kerugian dalam jumlah besar ketika kebakaran melanda lingkungan kerja. Karena itu, perusahaan atau pelaku usaha harus benar-benar menerapkan sistem keamanan dan hal-hal penunjang untuk mencegah kebakaran di lingkungan kerja. Penyebab kebakaran ini sendiri bisa berasal dari banyak hal, seperti: korsleting listrik karena arus pendek listrik, keteledoran karyawan (human error), hingga faktor eksternal.

Namun, jangan khawatir!
Anda bisa melakukan upaya pencegahan kebakaran di lingkungan kerja dengan 4 kiat berikut:

1. Melakukan pemeliharaan kabel listrik

Kabel listrik merupakan sumber utama terjadinya korsleting listrik, hingga sumber percikan api yang menyebabkan kebakaran. Karena itu, pastikan Anda selalu memantau dan memelihara kabel listrik di lingkungan kerja. Pemeliharaan kabel listrik ini bisa meliputi: memastikan sambungan listrik sudah erat, menghindari tempat lembap, hingga memperhatikan kebersihannya setiap waktu. Selain itu, Anda juga perlu memastikan listrik dalam keadaan mati bila sudah tidak ada aktivitas kerja di lingkungan kerja. Karena itu, pengawasan penggunaan barang-barang elektronik yang menggunakan listrik juga menjadi perhatian besar.

Karena itu, smart socket saat ini banyak dibutuhkan oleh pelaku usaha agar bisa mengontrol (menghidupkan/mematikan) barang elektronik dari mana saja dan kapan pun melalui ponsel.

 2. Sediakan alat pemadam kebakaran

Menyediakan alat pemadam kebakaran di berbagai sudut lingkungan kerja merupakan hal yang penting. Dengan adanya alat pemadam kebakaran ini, risiko kebakaran bisa diminimalisir. Setidaknya, dapat mencegah terjadinya kebakaran yang meluas. Berbagai alat pemadaman kebakaran yang dapat Anda gunakan, diantaranya: APAR (Alat Pemadam Api Ringan), dan hidran.

Selain itu, pemasangan smart alarm di lingkungan kerja juga bisa membuat penanganan pertama ini segera dilakukan. Sehingga, karyawan atau orang yang mendengarkan sirine pemberitahuan berbahaya dari smart alarm bisa segera mengambil alat pemadam kebakaran dan meminimalisir risiko kebakaran.

3. Gunakan sistem Fire Sprinkler otomatis

Fire Spinkler ini merupakan sistem untuk memadamkan kebakaran. Dimana alat ini akan menyala secara otomatis ketika ada api yang menyebabkan kebakaran. Termasuk membantu Anda memadamkan api, bila titik api belum juga ditemukan. Karena itu, mengapa penggunaan sistem satu ini digunakan pelaku usaha atau perusahaan besar? Tentu untuk menghindari risiko kebakaran yang meluas.

4. Pasang alat pendeteki asap 

Anda juga dapat memasang alat pendeteksi asap untuk penanganan dini kebakaran. Alat pendeteksi asap ini akan mendeteksi asap atau suhu panas yang bisa disampaikan atau diinformasikan melalui smart alarm Kanasecure W20. Ketika ada asap atau suhu panas yang berisiko menyebabkan kebakaran, maka sensor Smoke and Heat Detector yang ada di smart alarm akan mendeteksi dan menginformasikannya melalui sirene atau notifikasi ke ponsel.

Tak hanya mencegah kebakaran, banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari smart alarm milik Kanasecure ini. Tentunya untuk mencegah kerugian-kerugian yang terjadi akibat berbagai bencana yang mungkin terjadi di lingkungan kerja Anda.

Sudahkan Anda menerapkan 4 kiat di atas dalam upaya pencegahan kebakaran di lingkungan kerja? Bila belum, sebaiknya persiapkan dari sekarang. Sebelum kebakaran terjadi dan menimbulkan kerugian besar di perusahaan atau tempat usaha Anda. Karena bagaimanapun, upaya pencegahan ini bisa menyelamatkan aset perusahaan. 

Share this info