4 Tips Melindungi Diri dari Penjahat

Saat ini ramai diperbincangkan korban begal berani melawan 2 pembegal untuk melindungi diri sendiri dan temannya. Kejadian bermula saat 2 pembegal berusaha merampas ponsel milik korban pada pukul 23.00 di Alun-alun Kota Bekasi. Saat kedua korban berfoto-foto di Flyover Summarecon, mereka dipaksa memberikan handphone pada 2 pembegal tersebut. Tapi, kedua korban menolak sehingga terjadilah baku hantam. Tindak kejahatan yang dilakukan pembegal memang sudah tak terhitung lagi. Demi mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka rela melukai bahkan membunuh orang yang tidak bersalah. Oleh sebab itu, sebaiknya kita harus memiliki ilmu bela diri agar bisa selamat dari para penjahat. Bagaimana kalau tidak bisa bela diri? Anda masih bisa melindungi diri dengan tips sebagai berikut.

1.      Melarikan diri

Jika tidak bisa bela diri, jangan berusaha melawan. Lebih baik melarikan diri daripada tidak selamat. Jika jarak Anda dengan penjahat lumayan dekat, lemparkan barang berharga Anda ke arah yang berlawanan lalu larilah sekuat tenaga ke arah lain. Kemungkinan besar penjahat akan lebih tertarik mengambil barang berharga daripada mengejar Anda.

2.      Serang titik-titik berbahaya

Mata, kemaluan dan lutut adalah bagian terlemah manusia. Satu serangan ke salah satu titik ini akan membuat penjahat bertekuk lutut dan tidak berkutik. Jika penjahat menyerang Anda dari depan, sodok matanya lalu tendang kemaluan dan lututnya. Bagaimana kalau diserang, dicekik atau didekap dari belakang? Letakkan tangan Anda di atas sikunya dan satu tangan di bawahnya sehingga tangan Anda ada pada kedua sisi siku penjahat. Lalu, dengan satu gerakan kuat dan terarah, ayunkan seluruh tubuh Anda layaknya lengan adalah engsel bagi pintu atau tubuh Anda. Langkah ini akan membuat Anda terlepas dari cekikan. Saat itulah kesempatan Anda untuk menginjak maupun menendang tulang keringnya tepat di belakang kaki Anda.

3.      Persenjatai diri

Kapan pun dan di mana pun, selalu bawa semprotan berisi merica (pepper spray) atau stun gun untuk berjaga-jaga. Meski Anda tidak memiliki kedua benda tersebut, Anda masih bisa memanfaatkan tas serta barang-barang yang ada di dalam tas seperti kunci motor/mobil, parfum, gunting kuku, bahkan sebundel kertas bisa digunakan untuk memukul penjahat.

4.      Tetap waspada meski di tempat ramai

Kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Selalu waspada meski berada di tempat ramai sekalipun. Jika perlu ajaklah teman saat Anda akan bepergian. Kemudian, jangan dengarkan musik dengan earphone atau bermain handphone saat di jalan maupun di keramaian. Perhatikan situasi di sekitar, rasakan dan buka telinga lebar-lebar. Karena penjahat selalu mencari celah atau kesempatan untuk melancarkan aksinya.

Sebenarnya tidak ada orang di dunia ini yang benar-benar bebas dari risiko kejahatan karena semua bisa saja terjadi tanpa pernah Anda duga. Maksimalkan juga sistem keamanan di rumah, kantor, sekolah dan tempat umum lainnya dengan memasang CCTV berkualitas dengan hasil rekam yang jernih dan jelas. Dengan demikian, tindakan antisipasi mencegah kejahatan bisa dilakukan lebih cepat sebelum terlambat.

Sumber gambar : houstoncriminalfirm.com

Share this info