Apakah Virus Covid-19 Sepenuhnya Membawa Bencana?



Penyebaran virus Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) yang begitu cepat terjadi di seluruh belahan dunia, menimbulkan kepanikan berlebihan di berbagai kalangan masyarakat. Terlebih lagi angka kematian dan kasus positif virus Covid-19 cukup tinggi. Beragam tindakan dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk menghentikan persebaran Covid-19. Mulai dari penyemprotan disinfektan masal, penerapan lockdown, sosialisasi cuci tangan dengan benar, dan sebagainya. Hal ini dilakukan karena sampai saat ini belum ditemukan obat yang tepat untuk mengatasi virus Covid-19.

Bahkan hingga saat ini berbagai dampak negatif atau positif terjadi di kalangan masyarakat. Lantas, apa saja fenomena tersebut yang terjadi akibat persebaran virus Covid-19? Simak di bawah ini.

Virus Covid-19 tentunya memberikan dampak negatif seperti:

             1. Panic Buying

Panic buying adalah tindakan membeli dan menimbun kebutuhan secara berlebihan. Fenomena ini terjadi akibat masyarakat khawatir jika tidak mendapatkan kebutuhan hidup selama terjadinya virus Covid-19. Situasi ini tentu memberikan efek negatif bagi masyarakat yang benar – benar membutuhkan kebutuhan dan tenaga medis yang mengalami kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

2.  Mengabaikan social distancing

Social distancing atau yang disebut dengan pembatasan sosial adalah salah satu upaya untuk mencegah persebaran virus Covid-19. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang tetap melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Tentunya tindakan ini bisa merugikan banyak orang karena dikhawatirkan akan bertambahnya jumlah kasus positif virus Covid-19.

Selain itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggunakan istilah physical distancing untuk mencegah kesalahpahaman terhadap makna social distancing, karena kontak secara fisik yang harus dibatasi bukan kontak sosial.

Bukan hanya memberikan dampak negatif, akan tetapi virus Covid-19 dapat memberikan suatu hal yang memiliki sisi positif seperti:

             1. Penurunan polusi global

Sampai saat ini polusi adalah sumber permasalahan meningkatnya suhu di bumi. Dengan adanya virus Covid-19 banyak pemerintah di seluruh dunia menganjurkan masyarakat untuk tetap diam di rumah atau bekerja dari rumah. Hal ini tentunya mengurangi emisi gas buang dari kendaraan bermotor dan asap industri. Hal ini dibuktikan berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Science Alert pada bulan Maret – April 2020 ini, sudah terjadi penurunan signifikan gas buang di seluruh dunia.

 2. Merekatkan hubungan keluarga

Seringkali anggota keluarga tidak dekat anggota keluarga yang lain dikarenakan kesibukan aktivitas masing-masing. Situasi ini tentunya berpengaruh dengan kedekatan keluarga. Terlebih lagi anak yang jarang bertemu dengan kedua orangtua. Anjuran untuk belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan tetap di rumah memberikan kesempatan bagi anggota keluarga untuk memiliki waktu berkumpul lebih banyak.  

3. Membiasakan diri menjaga kebersihan

Persebaran virus Covid-19 terjadi akibat kontak antara orang yang positif virus Covid-19 dengan yang tidak terinfeksi virus Covid-19. Oleh karena itu pemerintah gencar menganjurkan untuk menjaga hidup bersih cuci tangan dengan benar dan pola hidup sehat. Masyarakat mulai disadarkan dengan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah batuk dan bersin.

Dengan melihat dari berbagai sisi baik negatif maupun positif akibat virus Covid-19, dapat menjadikan pembelajaran untuk selalu bertindak dengan bijaksana menghadapi virus Covid-19.

Share this info