Ketahui 3 Mode Penggunaan Akses Kontrol



Akses kontrol atau yang juga dikenal dengan sebutan akses kontrol pintu (door access control) merupakan sistem pengatur akses ke sebuah tempat atau ruangan dengan cara meletakkan alat kontrol pada pintu tempat atau ruangan tersebut. Memang akses kontrol memiliki manfaat dasar sebagai pembatas akses masuk ke sebuah tempat atau ruangan serta properti yang hanya bisa diakses oleh pihak-pihak tertentu yang diberi kewenangan saja, sehingga lebih aman karena tidak sembarang orang bisa mengaksesnya. Namun lebih dari itu, penggunaan akses kontrol juga semakin meluas karena dapat memberikan manfaat lain yang lebih mengarah pada gaya hidup kekinian yang serba praktis, efektif dan efisien. 

Masyarakat masa kini pun makin terbiasa dengan penggunaan akses kontrol sebagai pelengkap gaya hidup modern dan keamanan yang lebih optimal. Beberapa manfaat akses kontrol yang juga membuatnya digemari banyak orang antara lain: sebagai pengganti kunci konvensional yang modern dan praktis; untuk mengontrol akses ruangan; serta meningkatkan sistem keamanan ruangan. 

Selain cocok digunakan untuk kebutuhan akses ruangan rumah, akses kontrol juga sangat ideal digunakan pada tempat usaha seperti pabrik, kantor, toko, bank, dan lain-lain. 

Kalau berbicara tentang manfaatnya seperti pada penjelasan tersebut mungkin sudah banyak yang tidak asing ya.. tapi sudah tahu belum kalau akses kontrol berkualitas seperti Kanasecure A-1000BLC ternyata memiliki cakupan manfaat dan penggunaan yang lebih luas karena memiliki 3 mode penggunaan.


3 Mode Penggunaan Akses Kontrol
Kanasecure A-1000BLC merupakan akses kontrol tanpa perlu terhubung ke komputer, dengan 3 mode penggunaan: mode standalone (akses kontrol), mode reader (dengan tambahan media verifikasi), dan mode controller (master akses kontrol). 

  1. Mode Standalone
    Pada mode standalone unit atau alat dapat digunakan sebagai akses kontrol pintu tanpa perlu terhubung dengan komputer. 

  2. Mode Reader
    Ketika dimanfaatkan pada mode reader maka unit atau alat dapat digunakan sebagai alat verifikasi kartu dan PIN yang dikoneksikan dengan mesin controller sebagai masternya. 

  3. Mode Controller
    Saat berada pada mode controller penggunaan unit atau alat adalah sebagai mesin master akses kontrol yang dikoneksikan dengan mesin reader

Kapan 3 Mode Akses Kontrol Tersebut Digunakan?
Pada 3 mode penggunaan akses kontrol yakni mode standalone, reader dan controller, masing-masing memiliki karakteristik tersendiri yang mempengaruhi fungsinya ketika digunakan. Penggunaan akses kontrol yang tepat sesuai kebutuhan bisa mengoptimalkan fungsinya dan menambah kenyamanan.

  • Untuk Sistem Keamanan Tingkat Umum
    Kebutuhan akan sistem keamanan tingkat umum bisa menggunakan akses kontrol pada mode standalone. Dalam penggunaan umum pada mode standalone ini jika pengguna ingin keluar dari ruangan maka cukup menekan tombol exit button.

    Contoh penggunaannya: 

    • Di Rumah
      Untuk penggunaan akses kontrol mode standalone di rumah maka cocok dipasang pada pintu ruangan keluarga seperti ruang bersantai atau ruang tamu. Sehingga lebih mudah dan cepat bagi setiap anggota keluarga yang berada di dalam satu ruangan yang sama ketika ingin keluar dari ruangan tersebut. Selain itu, penggunaan akses kontrol mode standalone ini juga sangat tepat dipasang pada pintu kamar yang memang disediakan khusus untuk tamu yang menginap, sehingga tidak kewalahan saat hendak keluar dari kamarnya, cukup menekan tombol exit button saja. dengan demikian, keamanan ruangan tersebut tetap terjaga sekaligus nyaman bagi tamu yang mungkin belum terbiasa dengan penggunaan teknologi akses kontrol.

    • Di Kantor atau Tempat Usaha
      Bagi penggunaan akses kontrol mode standalone di kantor idealnya dipasang pada pintu ruangan masing-masing divisi atau departemen dengan beberapa anggota atau karyawan di dalamnya. Karena banyaknya pengguna di dalam satu ruangan akan meningkatkan kemungkinan aktivitas keluar masuk ruangan yang tentu akan menjadi lebih cepat dan praktis jika masing-masing pengguna yang ingin keluar tinggal memencet tombol exit button. Atau bisa juga diaplikasikan di tempat usaha seperti retail, toko swalayan atau supermarket yang pada umumnya memiliki beberapa area yang berbeda seperti area belanja untuk customer, area loading dock, gudang, kantor hingga ruang ibadah, ruang istirahat dan kantin khusus pegawai. Di sini perlu adanya pemasangan akses kontrol pada setiap pintu ruangan demi keamanan karena merupakan tempat berkumpulnya banyak pegawai dan customer atau pengunjung yang cukup merepotkan dalam hal pengawasan setiap area. 


  • Untuk Sistem Keamanan Tingkat Lanjut
    Gunakan akses kontrol mode reader dan controller untuk keamanan tingkat tinggi. Pada mode controller, fungsi exit button yang digunakan untuk akses keluar ruangan digantikan dengan mesin reader. Maka dari itu, nantinya pengguna tetap diharuskan untuk melakukan verifikasi jika ingin keluar ruangan sehingga keamanan ruangan tersebut lebih terjamin.

    Contoh penggunaannya: 

    • Di Rumah
      Privasi, keamanan dan kenyaman tingkat tinggi bagi hunian atau rumah juga sangat penting. Gunakan akses kontrol mode reader dan controller dengan memasangnya pada pintu kamar pribadi atau kamar masing-masing anggota keluarga, ruang kerja dan ruang belajar sehingga tidak ada yang bisa seenaknya keluar masuk ruangan yang berpotensi mengganggu waktu istirahat atau mendistraksi konsentrasi saat bekerja atau belajar di rumah. Sangat cocok pula bagi anggota keluarga yang merupakan pekerja WFA (work from anywhere) atau WFH (work from home) serta sekolah online bersistem PJJ (pembelajaran jarak jauh).

    • Di Kantor atau Tempat Usaha
      Penggunaan mode reader dan controller di perkantoran atau tempat usaha sangatlah dianjurkan, pasalnya di dalam kantor atau tempat usaha pada umumnya terdapat tempat-tempat vital yang benar-benar harus dijaga keamanannya. Di kantor, misalnya pada ruang penyimpanan brankas dan dokumen penting perusahaan, sehingga bermanfaat untuk menghindari risiko kemungkinan masuknya orang luar semisal konsultan pajak atau auditor eksternal yang butuh untuk memasuki ruangan tertentu dengan bantuan atau bersama karyawan yang memiliki hak akses ruangan yang dimaksud, sehingga bisa dipastikan bahwa pihak luar yang berkepentingan tersebut hanya bisa keluar ruangan melalui proses verifikasi yang hanya bisa dikakukan oleh karyawan yang menemaninya dan memiliki hak akses keluar ruangan.
      Selain itu, bisa juga diterapkan pada tempat usaha seperti pabrik yang memiliki beberapa sub-area dalam satu area besar, yakni area produksi, gudang dan ruang panel. Salah satu contohnya adalah seringnya terjadi kecelakaan kerja yang melibatkan teknisi ketika memperbaiki alat berat di pabrik seperti mesin dan berbagai komponen vital lainnya yang membutuhkan pemadaman listrik sesaat namun tiba-tiba listrik menyala akibat ada pegawai lain yang menyalakan panel listrik tanpa mengetahui adanya teknisi yang sedang memperbaiki alat berat di pabrik. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memasang akses kontrol di ruang panel listrik dan menentukan satu orang yang bertanggung jawab dengan memberinya hak akses agar didapati keamanan yang lebih tinggi. Jika terjadi kemungkinan pegawai lain ikut memasuki ruangan tersebut maka ia hanya bisa keluar bersama dengan pegawai yang berhak. Kalaupun ada kelalaian dari pegawai yang memiliki hak akses, misalnya ia lupa apakah orang lain yang bersamanya tadi sudah keluar atau belum, maka jika terjadi hal yang tidak diinginkan akan lebih mudah mengetahui dengan pasti siapa pelakunya yang harus bertanggung jawab. 
Dengan mengetahui 3 mode penggunaan akses kontrol yang berbeda-beda ini maka akan dapat menambah kenyamanan dan keamanan seluruh penggunanya. Akses kontrol yang digunakan secara tepat sesuai kebutuhan dan kondisi maka akan dapat memberikan manfaat yang optimal dalam jangka panjang. Dengan kata lain, akses kontrol merupakan investasi penting untuk hunian dan tempat usaha masa kini.

Share this info