Rahasia di Balik QR Code: 8 Struktur yang Wajib Anda Ketahui

Istilah QR Code atau barcode dua dimensi ini sudah tidak asing pada masyarakat di era sekarang. Banyak transaksi dan pelayanan yang menggunakan QR Code untuk mempermudah hubungan antara perusahaan (produsen) dengan para pelanggannya. Bahkan berbagai online shop dan perusahaan sudah dominan menggunakan QR Code. Masyarakat bisa dengan mudah mengakses melalui smartphone mereka.

Namun, pernahkah Anda berpikir tentang apa yang tersirat dari setiap susunan dalam ruang berbentuk kotak tersebut?

Pastinya ada maksud dan tujuannya bukan? Apa saja struktur QR Code yang bisa mempermudah aktifitas kita ini?

Sebenarnya, Bila diperhatikan, struktur dari QR Code itu sama. Tapi mengapa bisa menghasilkan tujuan akhir yang berbeda?

Semuanya akan terjawab, setidaknya bila Anda mengetahui struktur dari QR Code ini. Berikut, 8 struktur QR code  yang dibedah untuk menjawab rasa penasaran Anda.

  1. Finding pattern

Bagian kotak yang ada pada sudut ruang QR Code ini, yang paling mencuri perhatian dari seluruh bagian QR Code. Struktur ini merupakan pola untuk mendeteksi posisi dari QR Code.

  1. Timing pattern

Bagian ini, mungkin sering kalian lihat tiba-tiba berganti bentuk dan posisi, saat di refresh atau diakses pada waktu yang berbeda. Nah, bagian ini adalah pola yang digunakan untuk mengidentifikasi koordinat pusat dari QR Code tersebut. Struktur ini, dibuat dalam modul hitam putih bergantian.

  1. Version Information

Struktur satu ini, merupakan versi atau penerjeman pada QR Code yang menunjukkan identitas dari pemilik QR Code tersebut atau identitas perusahaan atau pihak terkait yang menerbitkan QR Code ini. Versi terkecil struktur ini adalah 1 (21 x 21) modul, sedang untuk versi terbesar adalah 40 (177 x 177) modul.

  1. Quiet zone

Apakah Anda melihat bagian atau daerah kosong yang mengelilingi kotak dari QR Code ?

Ternyata bagian tersebut ada bukan karena tanpa alasan. Bagian tersebut merupakan salah satu dari struktur QR Code yang bernama Quiet zone. Fungsi dari struktur ini adalah untuk mengenali pengguna yang melakukan scan (pengenal) QR melalui sensor CCD (Charge-Coupled Device).

  1. QR Code version

Struktur yang berada di tengah (center) dari QR Code ini merupakan versi (penerjemah) data.

  1. Data

Struktur yang memiliki pola berwarna solid (gelap) ini merupakan tempat menyimpan data atau kode data.

  1. Alignment Pattern

Bagian ini memiliki bentuk yang sama dengan finding pattern. Hanya saja memiliki ukuran yang lebih kecil dan tidak berada tepat pada ruang sudut QR Code. Biasanya terletak pada bagian bawah sebelah kanan.  

Fungsi dari struktur ini adalah mengoreksi kemiringan. Struktur inilah yang membantu pengguna dengan mudah melakukan scan, meski tidak simetris dan lurus saat melakukan scan.

  1. Format Information

Struktur ini berada pada tepian finding pattern, yang berfungsi sebagai informasi terkait tingkatan (level) saat mengoreksi kesalahan dan pola QR Code.

Begitulah 8 struktur dari QR Code yang selama ini kerap dimanfaatkan dalam keseharian. Akhirnya, Anda bisa mengetahui makna dan kegunaan pada rangkaian dalam QR Code yang penuh teka-teki tersebut. 

Share this info