Tagihan Listrik dan Air Membengkak? Begini Cara Mengatasinya


Pernahkah Anda kaget atau pusing merasakan tagihan listrik dan air yang terus-terusan membengkak? Biaya yang membengkak ini memang terjadi akibat berbagai faktor. Misal, karena penggunaan barang elektronik yang berlebihan, sering lupa mematikan barang elektronik yang sudah tidak diperlukan, atau bahkan kuantitas barang elektronik yang cenderung banyak.

Tentu saja Anda membutuhkan solusi untuk mengatasi hal ini, bila tidak ingin mengalami over budgeting untuk pembayaran tagihan. Berikut 4 tips mencegah tagihan listrik dan air yang membengkak:

1. Beralih menggunakan listrik prabayar
Listrik prabayar merupakan sistem pembayaran listrik dengan pulsa atau token. Sehingga pelanggan menggunakan listrik dengan membayar terlebih dahulu, kemudian mendapatkan kuota atau daya listrik sesuai jumlah pulsa yang diisi. Hal ini tentu akan membuat Anda lebih hemat dan bisa mengontrol pengeluaran dengan baik. Anda bisa lebih berhati-hati menggunakan barang elektronik, karena harus menyesuaikan dengan daya listrik yang Anda dapatkan sesuai dengan pulsa yang dibeli. Karena, bila daya listrik yang digunakan melebih batas atau kuota, maka listrik mati seketikaBila Anda ingin lebih berhemat, maka baiknya segera beralih ke sistem listrik prabayar ini.

2. Bijak menggunakan barang elektronik 
Penggunaan barang elektronik yang berlebihan ini merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam membengkaknya tagihan. Karena itu, mulai sekarang Anda perlu menggunakan barang elektronik dengan bijak. Mulailah dengan meminimalisir penggunaan barang elektronik yang tidak perlu. Mulai dari hal-hal kecil seperti: melepas charger dari socket atau terminal listrik, mematikan barang elektronik (TV, AC, kipas, komputer, dll) ketika tidak digunakan, bila perlu minimalisir barang elektronik yang tidak dibutuhkan. Dengan demikian, penggunaan barang elektronik dapat terkontrol dari awal dan digunakan secara bijaksana.

3. Atur perencanaan pemakaian air 
Hal ini perlu dilakukan untuk manajemen penggunaan air yang baik. Anda dapat mulai mengatur rencana penggunaan yang tepat, yakni melakukan klasifikasi penggunaan air untuk kebutuhan rumah tangga atau untuk kebutuhan bisnis. Pembatasan penggunaan air juga dinilai lebih efektif, misal Anda membatasi kebutuhan mandi hanya dengan 1 ember. Atau Anda merencanakan penggunaan air untuk cuci baju hanya dengan 1 wadah besar, dan pengaturan kuantitas air untuk kebutuhan rutin lainnya. Selain itu, keran yang lupa dimatikan juga bisa menyebabkan tagihan air membengkak. Karena itu, sensor untuk mendeteksi luapan air akan sangat membantu Anda. Sensor ini bisa Anda hubungkan dengan smart alarm Kanasecure W20Ketika air meluber, maka Anda akan mendapatkan notifikasi atau sirene pengingat dan bisa segera melakukan tindakan. Dengan begitu, tagihan air bisa terkendali.  Anda tak perlu lagi membayar tagihan air yang membengkak akibat air yang terbuang sia-sia. 

4. Gunakan
smart socket
Smart socket adalah terminal listrik yang modern. Dimana pengguna dapat mematikan aliran listrik di mana saja dan kapan saja melalui ponsel mereka. Smart socket ini merupakan salah satu aksesori dari Smart Alarm Kanasecure W20.

Smart alarm Kanasecure W20 ini juga dapat menjadwalkan waktu menyala atau tidaknya alat elektronik di rumah Anda. Selain itu, Smart Socket juga dapat digunakan di berbagai alat elektronik. Kemudahan ini tentu akan menghindarkan Anda dari tagihan yang membengkak hingga risiko bencana tak terduga, dan keuntungan lainnya.

Sudahkah Anda menjalankan 4 tips di atas?  Bila belum, segera lakukan tips tersebut agar tagihan listrik dan air bulan depan tidak membengkak lagi.

Selamat mencoba!

Share this info