Terbongkar, Begini Cara Kerja Smart Alarm Terhubung ke Smartphone


Pada era serba canggih saat ini, berbagai produk teknologi sangat membantu kehidupan manusia. Termasuk untuk keperluan sistem keamanan yang praktis dan cepat dalam menangani sebuah kejadian dengan tepat, seperti smart alarm Kanasecure W20.

Teknologi smart alarm ini bisa menghubungkan alarm ke smartphone secara langsung. Sehingga kejadian berbahaya di tempat lain yang sudah terpasang smart alarm ini bisa diketahui secara langsung melalui notifikasi di smartphone.

Tapi pernahkah Anda ingin tahu tentang cara kerja smart alarm Kanasecure W20 ini sendiri?

Bagaimana smart alarm ini bisa mendeteksi kejadian dan mengirim notifikasi ke smartphone Anda?

Untuk menjawab rasa penasaran Anda, beginilah cara kerja smart alarm Kanasecure W20 bisa terhubung dengan smartphone. Pada dasarnya cara kerja smart alarm agar terhubung dengan smartphone, adalah melalui tahapan ini:


1. Detektor pada smart alarm menangkap kejadian beresiko/negatif.

Cara kerja pertama adalah, detektor menangkap kejadian yang beresiko dan berdampak negatif, yang bisa berasal dari asap, panas, api, gas dan lain-lain yang bisa terlacak oleh detektor.

Bagaimana detektor bisa menangkap kejadian ini?

Pada intinya kejadian yang beresiko dan berdampak negatif ini ditangkap sesuai dengan fungsi dari sensor yang terpasang pada smart alarm. Komponen pada sensor inilah yang membuat kejadian tersebut berhasil tertangkap. Jadi, pada detektor ini terdapat sensor yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. 

Misal, bila terjadi kebakaran, maka sensor membaca kejadian berbahaya kebakaran ini dari asap dan suhu panas. Selanjutnya, bila ada pencuri, maka sensor akan menangkap informasi kejadian beresiko ini melalui pergerakan yang mencurigakan, baik benda, manusia atau bahkan hewan.

2. Detektor menyampaikan sinyal ke panel smart alarm --> Sirene alarm menghasilkan bunyi

Setelah menangkap kejadian yang beresiko melalui detektor, selanjutnya detektor menyampaikan sinyal ke panel smart alarm. Proses inilah yang akhirnya membuat alarm berbunyi.

Bagaimana sirene alarm bisa berbunyi?

Ketika detektor bekerja menangkap kejadian yang beresiko, selanjutnya dikirimkan ke panel smart alarm dalam bentuk frekuensi atau Wireless 433Mhz. Selanjutnya, frekuensi ini memicu ‘switch’ smart alarm untuk membunyikan alarm.

3. Smart alarm mengirim informasi ke smartphone 

Secara bersamaan, smart alarm mengirimkan informasi ke smartphone. Informasi yang disampaikan ini, berupa titik lokasi dan waktu terjadinya masalah. Smart alarm ini dapat mengirimkan informasi ke smartphone dengan sarana internet. Selain internet, informasi data ini bisa dikirimkan dengan bantuan GSM/GPRS. Selama terhubung dengan ketiga koneksi ini, maka smart alarm bisa mengirim informasi ke smartphone dengan lancar.

4. Smartphone menerima notifikasi secara langsung.

Informasi yang dikirim oleh smart alarm akan tersampaikan tepat waktu (real time) saat detektor menangkap sinyal. Dengan menerima notifikasi ini, maka pengguna dapat melakukan tindakan yang diperlukan. 

Misal, ketika ada notifikasi kebocoran gas. Maka pengguna bisa bertindak dengan langsung menghubungi orang di rumah, atau tetangga untuk meminta bantuan membantu menanggulangi kebocoran tersebut. Kemudian, bila menerima notifikasi kebakaran terjadi, maka bisa segera menelpon pemadam kebakaran dan juga memberi kabar pada anggota keluarga untuk menyelamatkan diri. Mungkin saja mereka dalam keadaan tidak tahu. Masih banyak contoh kasus lain yang bisa ditangani lebih cepat dan tepat, karena notifikasi yang diterima cepat dan tepat waktu ini. 

Selama smart alarm terhubung dengan internet, GSM dan GPRS dan smartphone dalam kondisi hidup serta terhubung dengan koneksi internet, maka informasi akan selalu tersampaikan secara tepat waktu.

5. Smartphone memberikan perintah ke smart alarm

Bila informasi sudah tersampaikan ke smartphone, maka smartphone bisa memberikan perintah balik ke smart alarm

Perintah seperti apa? Yakni, perintah untuk mematikan (disable) smart alarm sebagai tanda, bahwa pengguna sudah menerima informasi dan sudah melakukan tindakan. Melalui proses ini, smartphone juga bisa menghidupkan kembali fungsi alarm pada smart alarm


Begitulah cara kerja smart alarm Kanasecure W20 yang sangat membantu dalam perihal menjaga aset berharga, serta melakukan tindakan yang lebih cepat dan tepat.


Share this info