Terjawab, Bagaimana Proses Sensor PIR Bisa Mendeteksi Gerakan


Tahukah Anda tentang sensor PIR (Passive Infrared Sensor) atau PIR Detector?


Detector ini, merupakan salah satu sensor dari Smart Alarm Kanasecure W20 yang berfungsi mendeteksi gerakan.

Tetapi, banyak yang tak mengetahui bagaimana proses atau cara kerja PIR Detector ini. 


Bagaimana sensor ini bekerja menangkap gerakan mencurigakan yang kemudian mampu memperingatkan kita dengan bunyi melalui panel Smart Alarm Kanasecure W20?


Pada dasarnya, terdapat 4 komponen yang bekerja pada PIR detector, yakni :

a. Sensor Pyroelektrik.

b. Penyaring Inframerah (Infrared).

c. IC Komparator.

d. Penguat (Amplifier).


Komponen inilah yang nantinya berperan penting dalam proses kerja PIR Detector mendeteksi gerakan, melalui tahapan berikut:



1. Pancaran sinar Inframerah di area deteksi

PIR detector memiliki area deteksi (detector area) yang berfungsi menangkap berbagai gerakan dan aktivitas yang berpotensi negatif. Area deteksi ini, akan menangkap pancaran sinar inframerah, yang memiliki suhu di atas 0°.

Karena itu, aktivitas yang dilakukan oleh makhluk hidup akan dideteksi. Sebab, tubuh manusia atau makhluk hidup memiliki suhu sekitar 32° C hingga 37° C. 

Karena itu, untuk mengurangi kesalahan alarm, PIR detector dilengkapi dengan automatic temperature compensation technology.


2. Sensor Pyroelektrik menangkap pancaran

Pancaran sinar Inframerah yang tertangkap di area deteksi ini, masuk melalui lensa Fresnel dan kemudian ditangkap oleh sensor Pyroelektrik


3. Menghasilkan arus listrik

Setelah sensor Pyroelektrik menerima pancaran sinar Inframerah, maka dihasilkan output berupa arus listrik. Arus listrik ini dihasilkan dari sinar Inframerah yang memiliki kandungan energi kalor di dalamnya. 


4. IC Komparator menerima arus listrik

Selanjutnya, arus listrik tersebut menghasilkan tegangan yang kemudian diproses lebih lanjut ke IC Komparator. IC Komparator ini berfungsi membandingkan tegangan yang ditangkap oleh sensor dengan tegangan referensi yang menghasilkan sinyal.


5. Sinyal terkirim ke Panel Smart Alarm 

Sinyal inilah yang nantinya diiterima oleh panel Smart Alarm Kanasecure W20. Selanjutnya, panel smart alarm memberikan respon berupa suara atau berbunyi.


6. Alarm merespon dalam bentuk bunyi

Sinyal yang dikirimkan ke smart alarm dalam bentuk frekuensi atau Wireless 433Mhz ini memicu ‘switchsmart alarm untuk membunyikan alarm


7. Smart alarm mengirim informasi ke smartphone

Bersamaan dengan berbunyinya alarm, informasi berupa titik lokasi dan waktu terjadinya masalah juga terkirim ke smartphone

Smart Alarm ini dapat mengirimkan informasi ke smartphone dengan sarana internet. Selain internet, informasi data ini bisa dikirimkan dengan bantuan GSM/GPRS. 


Demikian, cara kerja sensor PIR (Passive Infrared Sensor) atau PIR Detector dalam mendeteksi gerakan di sekitarnya. 


Share this info