Mesin Absensi Bukan Penentu Aturan, Namun Pendukung Suatu Aturan

Beberapa orang beranggapan, setelah menggunakan mesin absensi karyawan mereka akan menjadi tertib dan taat aturan. Memang anggapan itu benar, namun tetap didukung suatu aturan yang mengikat sehingga karyawan bisa menempatkan aturan itu menjadi sesuatu yang harus mereka lakukan. Tidak hanya itu, pribadi masing-masing orang juga mendukung. Fungsi utama dari mesin absensi bukan menjadikan aturan yang baku, namun sebagai pendukung dari aturan yang Anda buat. Mesin absensi berfungsi untuk mencatat ja

Penerapan Absen Sidik Jari, Kedisiplinan Pegawai Meningkat

Mesin absen sidik jari tidak hanya sebatas digunakan, namun fungsinya akan lebih optimal jika diterapkan dengan aturan yang lebih mendisiplinkan pegawai. Ini terjadi di RSUD RM Pratamo Bagansiapiapi, Senin(4/1/2015) yang diletakkan pada ruangan dekat pintu utama. Penempatan yang mudah dijangkau lebih memudahkan pegawai melakukan absensi, sehingga kedisipilinan meningkat. Mereka tidak lagi datang terlambat dan lebih tertib melakukan absensi.Hal ini tentu menjadi sangat positif bagi pengelola (HRD

New Year Sale - Mesin Absensi Fingerprint

Awal tahun 2016 ini, Mesin Absensi Fingerprint Kana memberikan promo menarik bagi Anda. Dengan tag line New Year Sale, kami memberikan harga yang sangat terjangkau baik itu mesin absensi fingerprint maupun akses kontrol pintu. Promo akses kontrol pintu Kana SFA-1000Mesin ini memiliki bentuk yang kecil dan simpel, namun dapat memyimpam banyak data jika difungsikan sebagai mesin absensi fingerprint. Dilengkapi papan tombil untuk mengetikkan password serta sensor sidik jari dan sensor kartu RFID.

Informasi Libur Awal Tahun 2016

Menginformasikan libur awal tahun 2016 Kana per 31 Desember 2015 - 2 Januari 2016 dan kami melayani Anda kembali pada tanggal 4 Januari 2016. Tunggu dan nantikan promo mesin absensi sidik jari tahun 2016 dari kami. 

Teknologi Identifikasi Sidik Jari Berdasarkan Gender

Teknologi sidik jari kian berkembang, tidak hanya sebatas perkembangan sistem keamanannya, melainkan dari sisi identifikasinya. Dilansir dari GizMag (27/11/2015), sebuah teknologi identifikasi sidik jari baru menjanjikan untuk meringankan beban bagi para penyidik, dengan mengungkapkan apakah sidik jari milik laki-laki atau perempuan. Pengujian ini berdasarkan kadar asam amino dalam keringat perempuan sekitar dua kali lebih tinggi pada laki-laki. Dipimpin oleh asisten profesor kimia Jan Halámek,